Jasa Konsultan & Audit Tata Kelola Teknologi Informasi

 

skema it governance

Tata kelola Teknologi Informasi atau IT Governance merupakan bagian dari implementasi Good Corporate GovernanceTujuannya adalah untuk memberikan suatu dasar terstruktur yang mengaitkan dan menyelaraskan proses-proses TI, sumberdaya TI, serta informasi yang dibutuhkan perusahaan dalam mengimplementasikan strateginya dalam meraih target yang dicanangkan.

Tata kelola TI mengintegrasikan serta mengoptimalisasikan metode untuk merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan akuisisi dan implementasi, delivery dan support, serta monitoring dan evaluasi kinerja TI. Hal penting untuk diketahui bersama bahwa Tata Kelola TI adalah bagian tak terpisahkan dari suskes pelaksanaan tata kelola perusahaan dengan cara memastikan adanya peningkatan yang terukur terhadap efisiensi dan efektivitas proses-proses bisnis perusahaan.

Layanan Manajemen Teknologi Informasi yang kami sediakan terkait dengan Tata Kelola Teknologi Informasi adalah sebagai berikut :

  1. Layanan konsultasi untuk Implementasi Tata Kelola Teknologi Informasi.
  2. Layanan training dan sertifikasi Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) berbasis COBIT.
  3. Layanan Audit Tata Kelola Teknologi Informasi.

Informasi lebih lanjut layanan konsultasi dan audit manajemen teknologi informasi kami bisa kontak kami di alamat email : sales@netsolution.co.id atau Telp/WA : 08129632130 CP: Abdulloh.

Tata Kelola IT dengan Framework COBIT

Proses penyusunan Tata Kelola Teknologi Informasi akan menggunakan framework Tata Kelola TI COBIT. Proses penyusunan akan di mulai dengan proses Asesmen Tata Kelola TI  hasil asessmen akan dijadikan dasar dalam penyusunan Tata Kelola TI.

COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) adalah suatu audit sistem informasi dan dasar pengendalian dan implementasi teknologi informasi yang disusun dan disebarluaskan oleh ISACA (Information Systems Audit and Control Association) dan ITGI (IT Governance Institute). Pada dasarnya kerangka COBITmerupakan standar terhadap kendali-kendali yang umum berlaku di dunia teknologi informasi dimana kerangka kerja ini dapat diterima dan diterapkan secara global.

Manfaat mengimplementasikan Tata Kelola TI

  • Meningkatkan koordinasi dan rencana layanan TI dengan bisnis atau organisasi
  • Sebagai rujukan kualitas penyelenggaraan TI
  • Memudahkan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan TI
  • Sebagai panduan sesuai best practices dalam penyelenggaraan TI
  • Mengoptimalkan pencapaian value dari penyelenggaraan TI untuk internal manajemen dan pelayanan publik atau masyarakat
  • Publik atau masyarakat akan mendapatkan kualitas layanan yang lebih baik
  • Sebagai fungsi social control yang transparan dengan kriteria yang jelas dalam penyelenggaraan TI

Siapa saja yang membutuhkan?

Untuk Instansi Pemerintah seperti Kementrian ataupun Pemerintah Daerah salah satu penilaian tata kelola yang baik adalah adanya Tata Kelola Teknologi Informasi. Di mana prinsip penerapan Good Corporate Governance dalam pengelolaan manajemen dan proses bisnisnya salah satunya diwujudkan dengan adanya implementasi Tata Kelola TI di kementrian atau instansi pemerintah tersebut.

Tata Kelola TI juga telah menjadi peraturan yang di wajibkan oleh pemerintah terhadap perusahaan yang statusnya milik negara sesuai dengan ketentuan PER-02/MBU/02/2018 tanggal 12 Pebruari 2018, tentang Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Dimana wajib hukumnya perusahaan BUMN menerapkan Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi dan mengirimkan bukti laporan hasil auditnya secara berkala kepada kementrian BUMN.

Pada perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, Kementrian Keuangan dan Bank Indonesia serta OJK juga mewajibkan adanya Tata Kelola Teknologi Informasi bagi perusahaan tersebut. Khususnya Tata Kelola Teknologi Informasi yang berkaitan dengan Keamanan Sistem Informasi. Dimana secara berkala mereka harus menyerahkan laporan hasil audit terhadap sistem keamanan informasi yang dimilikinya.

Penerapan Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi adalah satu unsur dari penerapan Good Corporte Governance (GCG) tanpa adanya penerapan ini maka perusahaan atau organisasi yang bersangkutan belum dapat dikatakan telah menerapkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas seperti yang diamanahkan dalam GCG. Oleh sebab itu, penerapan Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi dalam proses bisnis perusahaan menjadi aspek penting dalam mewujudkan  organisasi yang terbuka,kredibel, dan akuntabel.

Pengalaman Kami

Kami telah berpengalaman dalam melayani jasa konsultasi, audit, dan training tata kelola teknologi informasi, antara lain sebagai berikut :

  • Audit Tata Kelola Teknologi Informasi untuk PT. Semen Baturaja, 2014.
  • Konsultasi Implementasi Tata Kelola Teknologi Informasi untuk PT. Sigma Research, 2015.
  • Konsultasi Implementasi Tata Kelola Keamanan Sistem Informasi untuk Sagung Seto, 2016.
  • Konsultasi Implementasi Tata Kelola Keamanan Sistem Informasi untuk Computindo, 2018.
  • Audit Tata Kelola Teknologi Informasi untuk PT. Sinar Kelola Mas, 2018.
  • Training “COBIT 5 Awareness” untuk Kementrian Kominikasi dan Informasi, 2015.
  • Training “COBIT 5 Awareness” untuk STIP Marunda, 2016.
  • Training “COBIT 5 Awareness” untuk Kementrian Keuangan Republik Indonesia, 2018.
  • Training “COBIT 5 Awareness” untuk Pelabuhan Indonesia II, 2018
  • Training “COBIT 5 Awareness” untuk Moratel, 2019.
  • Training “COBIT 5 Awareness” untuk PT. Sentra Usahatama Jaya, 2019.

Tenaga Ahli Kami

Dalam pelaksanaan layanan Konsultasi dan Audit Tata Kelola Teknologi Informasi maka memiliki tenaga ahli yang kompeten dan memiliki sertifikasi internasional, antara lain :

  1. Abdulloh, S.Si., M.Si., CEH, COBIT, DWDCS
  2. Yanto, S.Kom, MM.,M.Kom.,COBIT, ITIL
  3. Nur Syarifudin, ST., M.Si., CCNA, CZ
  4. Afdhal Jauhari, S.Kom, CCNA, Comptia Network+

Pengantar Tata Kelola IT

Tata kelola TI memberikan suatu dasar struktur yang mengaitkan dan menyelaraskan proses-proses TI, sumberdaya TI, serta informasi yang dibutuhkan organisasi dalam mengimplementasikan strateginya untuk meraih target-target yang telah dicanangkan. Hal yang penting untuk diketahui bersama bahwa Tata Kelola TI adalah bagian tak terpisahkan dari sukses pelaksanaan Tata Kelola Organisasi. Caranya dengan memastikan adanya peningkatan yang terukur terhadap efisiensi dan efektivitas proses-proses bisnis organisasi.

Pada tataran implementasi Tata Kelola TI dapat diartikan sebagai proses pengendalian dan peningkatan kinerja yang dilakukan secara terus-menerus terhadap penerapan TI di organisasi. Tata Kelola TI diawali dengan penentuan tujuan atau sasaran TI perusahaan. Dimana tujuan tersebut memberikan arah dari aktifitas-aktifitas TI yang dilakukan. Dengan demikian kinerjanya dapat diukur dan dibandingkan. Hasil yang dicapai dibandingkan dengan hasil yang telah dicapai sebelumnya. Kemudian dibuatkan penyesuaiannya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

cobit5-2-700x335

Pengertian Tata Kelola TI

Ada banyak pengertian mengenai Tata Kelola TI (IT Governance) salah satu yang populer dan sering dijadikan acuan di komunitas TI adalah sebagaimana yang dinyatakan oleh IT Goverment Insitute (2003) adalah sebagai berikut ini :

“IT Governance is the resposibility of the board of directors and executive management. IT is an integral part of enterprise governance adn consists of the leadership and organizational structures anda processes that ensure that the organization’s IT sustains and extends the orgazation’s strategises and objectives.”

Dari pemahaman terhadap pernyataan tersebut dijelaskan bahwa Tata Kelola TI merupakan tanggungjawab dari pimpinan puncak dan eksekutif managemen suatu organisasi atau perusahaan. Bahwa Tata Kelola TI merupakan bagian dari Tata Kelola Orgaisasi yang terdiri dari kepemimpinan, struktur organisasi, dan proses demi memastikan keberlanjutan organisasi TI dan pengembangan strategi dan tujuan organisasi.

Tujuan Tata Kelola Teknologi Informasi

Tujuan penerapan Tata Kelola TI dapat dibedakan berdasarkan tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Dalam jangka pendek Tata Kelola TI dapat digunakan untuk menekan biaya operasional TI dengan cara mengoptimalkan operasi-operasi yang ada di dalamnya. Sedangkan dalam jangka panjang penerapan Tata Kelola TI membantu perusahaan untuk tetap fokus terhadap nilai strategis TI dan memastikan penerapan TI tetap mendukung pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.

Khusus bagi perusahaan BUMN, tujuan implementasi Tata Kelola TI salah satunya adalah untuk memenuhi ketentuan dari  PER-02/MBU/02/2018 tanggal 12 Pebruari 2018, tentang Prinsip Tata Kelola Teknologi Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Di mana setiap perusahaan BUMN wajib menerapkan Prinsip Tata Kelola TI di lingkungan perusahaannya sebagai salah satu bentuk implementasi Good Corporate Governance.

Mengapa Tata Kelola TI Penting?

1. Penerapan Tata Kelola TI Menekan Biaya

Menjalankan proses-proses teknologi informasi secara umum memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dari mulai pengadaan perangkat hardware dan softwarenya hingga saat operasionalisasinya berikut dengan service dan maintenance-nya. Bila tidak dikelola dengan baik, proses-proses tersebut akan menjadi beban pendanaan yang tidak sedikit. Penerapan Tata Kelola TI menurut ISACA telah menurunkan biaya-biaya yang terkait proses TI dari 20 hingga 30%.

2. Investasi TI Sesuatu yang Mahal

Harus dijaga keseimbangan antara investasi TI yang memang menelan biaya yang tidak sedikit agar seimbang dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Adanya Tata Kelola TI memastikan keselarasan antara proses bisnis dengan proses-proses TI yang mendukungnya. Dengan penerapan Tata Kelola TI kita memastikan bahwa investasi TI hanya digunakan untuk mendukung aktivitas proses bisnis saja.

3. Luasnya Ruang Lingkup Penggunaan TI

Tidak ada satupun unit dalam organisasi modern saat ini yang tidak tersentuh teknologi informasi. Oleh karenanya penerapan teknologi informasi yang produktif tidak hanya menjadi tanggungjawab satu departemen belaka tapi menjadi perhatian dan tanggungjawab bersama. Adanya penerapan Tata Kelola TI memastikan semua pihak dalam organisasi menjadi aware dan punya kepedulian serta tanggungjawab terhadap pemanfaatan TI untuk kepentingan bisnis bersama.

4. Kehadiran TI Memberikan Peluang Sekaligus Ancaman

Teknologi informasi sebagaimana pisau bermata dua. Bisa memberikan peluang tapi juga sekaligus ancaman. Teknoogi informasi tanpa Tata Kelola TI yang baik bisa menjadi ancaman yang berbahaya bagi kelangsungan bisnis organisasi. Penerapan Tata Kelola TI adalah bagian dari upaya untuk memastikan bahwa kita telah berupaya untuk meminimalisasi risiko dan berupaya dengan sungguh-sungguh dalam mengoptimalisasi peluang teknologi yang ada untuk kepentingan bisnis perusahaan.

5. Peran TI yang Kritis Bagi Perusahaan

Saat ini TI telah menjadi bagian kritikal dari organisasi, Bisa dibayangkan bila internet mati, proses bisnis tidak bisa berjalan karena aplikasi disimpan di cloud yang pada gilirannya bisa menghambat kinerja dan produktivitas perusahaan. Lebih dari itu bahkan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan. Karena hampir semua aspek bisnis berjalan diatas infrastruktur teknologi informasi. Beberapa perusahaan telah berevolusi menjadi perusahaan “IT Business Driven” dimana penggerak bisnisnya justru pada aktivitas teknologi informasi.

6. Keterbatasan Top Level Management

Pada perusahaan yang besar terkadang Top Management sangat sibuk sekali seringkali proses pengambilan keputusan terkait implementasi teknologi informasi menjadi terhambat. Adanya Tata Kelola TI bisa menjadi panduan bagi para eksekutif dalam mengambil keputusan yang cepat terkait teknologi informasi seperti investasi, penambahan atau pengurangan service, dsb dengan tetap selaras dengan tujuan dan strategi bisnis perusahaan.

7. Maju Melalui Pengelolaan TI dengan Cara yang Unik

Setiap perusahaan punya tujuan dan strategi yang berbeda-beda. Masing-masing punya cara unik dalam mencapai tujuannya. Begitu juga dalam penerapan teknologi informasinya. Tata Kelola TI menjadi jembatan bagi organisasi dalam menerjemahkan keunikan tujuan dan strategis bisnisnya dalam penerapan proses-proses teknologi informasi yang dibutuhkan sesuai dengan keunikannya masing-masing.

Benefit Menggunakan Framework COBIT

Bagi organisasi yang menerapkan Prinsip Tata Kelola TI dengan framework COBIT maka secara umum telah melaksanakan seluruh framework atau standarisasi yang dikenal mapan saat ini. Karena sifat COBIT yang holistic dan integralistik sehingga seluruh domain dan proses dalam COBIT bisa di mapping ke beberapa framework atau standarisasi tersebut. Dengan kata lain hampir semua aspek seperti : kebijakan, prosedur, aktivitas bahkan hingga output dokumen dari berbagai model tersebut telah terpayungi dalam framework COBIT. Dengan demikian saat proses pengajuan sertifikasi untuk standarisasi-standarisasi tersebut akan jauh lebih mudah di raih karena secara tidak langsung telah direalisasikan dalam proses implementasi Tata Kelola TI berbasis COBIT.

cobit5-1

 Kontak Kami :

Informasi lebih lanjut mengenai layanan konsultasi, audit, dan training Tata Kelola Teknologi Informasi  silahkan kontak kami :

  • Alamat Email : sales@netsolution.co.id
  • Contact Person : Abdulloh (Telp/ WA : 08129632130)
  • Sales Office : Telp. 021-47884169

+++++++

Link Terkait : 

Training Komputer, Kursus Komputer, Informasi Training , Jadwal Training , Berita Teknologi Informasi , Solusi Datacenter, IT Master Plan, IT Strategic Plan, Masterplan TI, Master Plan TI, Data Center, Konsultan Tata Kelola TI, Auditor Tata Kelola TI, Penyusunan Tata Kelola TI, Training Tata Kelola TITata Kelola Teknologi Informasi, IT Governance Consultant