Konsultan Master Plan Smart Industrial Estate

A. Pengertian Smart Industrial Estate

Kawasan industri pintar (smart industrial estate) menerapkan dan memanfaatkan konsep kota pintar (smart city) melalui pengenalan teknologi pintar untuk meningkatkan efisiensi manajemen. Konsep kota pintar merupakan konsep di era transformasi digital, mengadopsi teknologi digital, misalnya, big data, kecerdasan buatan (AI), dan internet of things (IoT) sebagai alat untuk mengatasi masalah manajemen dalam kota seperti tentang polusi, energi, lalu lintas, dan keamanan dalam hal kehidupan dan aset. Itu masalah yang disebutkan terjadi seiring dengan urbanisasi, karena struktur kota asli tidak dapat menahannya bertambahnya jumlah penduduk, oleh karena itu, teknologi akan secara berkelanjutan membantu meningkatkan dan memodernisasi kehidupan kondisi.

Pengembangan smart industrial estate diadaptasi dari konsep smart city, dengan berinvestasi dalam teknologi pintar untuk meningkatkan efisiensi operasional di berbagai bidang seperti energi, logistik, lingkungan, keamanan, dan kegiatan bisnis. Industri cerdas perkebunan juga membutuhkan investasi di bidang lain untuk meningkatkan ekosistem di dalam kawasan industri untuk kemudahan berusaha, menumbuhkan pengetahuan dan inovasi, serta meningkatkan lingkungan hidup.

Tiga pemangku kepentingan utama yang mendapat manfaat dari pengembangan kawasan industri cerdas adalah 1. Pengembang kawasan industri 2. Usaha di kawasan industri dan 3. Karyawan bertempat tinggal di kawasan industri. Pemangku kepentingan pertama, pengembang, akan diuntungkan dari peningkatan daya saing kawasan industri, yang akan membantu menarik teknologi tinggi industri ke daerah. Juga, aliran pendapatan baru akan dibuat dan akan mendukung mengubah struktur perkebunan atau meningkatkan keramahan lingkungan. Itu pemangku kepentingan kedua, bisnis, akan menghemat biaya operasi seperti dari energi, logistik, dan lingkungan, selain mendukung inovasi dari R&D. Yang terakhir pemangku kepentingan, karyawan, ekosistem yang ditingkatkan akan menarik karyawan ke area tersebut, terutama mereka yang berpenghasilan menengah atau tinggi.

B. Dimensi Smart Industrial Estate

Smart City sebagai sebuah kota memiliki  6 (enam) dimensi, antara lain: Smart Governance, Smart Economy, Smart Energy, Smart Living, Smart People, Smart Environment, dan Smart Mobility.

Dimensi Smart Industrial Estate

C. Hasil/Output Pekerjaan Master Plan Smart Industrial Estate

  • Tersusunnya dokumen Master Plan/Blueprint Smart Industrial Estate yang komprehensif dan aplikatif
  • Menciptakan integrasi, sikronisasi, dan sinergi antara perencanaan pengembangan Smart Industrial Estate.
  • Merancang roadmap rencana pengembangan berdasarkan konsep Smart Industrial Estate.
  • Membangun proses pengembangan Smart Industrial Estate yang efektif, efisien, inklusif, dan partisipatif.

D. Portofolio Proyek Sejenis

  • Jasa konsultasi pembuatan masterplan dan design infrastruktur ICT Kawasan Industri Mongondow (2021).
  • Jasa konsultasi penyusunan masterplan telekomunikasi dan ICT proyek Kawasan Industri Kalimantan Utara (2021).
  • Penyusunan Konsep dan Master Plan Telekomunikasi dan ICT Kawasan Industri Cileles (2021).
  • Technical Conceptual and Report for Telecommunication and Information Technology for Balai Pengujian Laik Jalan & Sertifikasi Kendaraan Bermotor, Kementerian Perhubungan (2021).
  • Penyusunan IT Master Plan, Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir, Kementerian Koperasi (2021).
  • Design Consultancy Services for Telecommunications and Information Technology for Subang Smart Industrial Estate (2020).
  • Pengadaan Jasa Konsultan Infrastruktur IT Security Master Plan, PT. Finnet Indonesia (2019).