Training dan Konsultasi K3

Mengupas-Keselamatan-dan-kesehatan-kerja-K3

Dampak globalisasi yang terjadi saat ini menimbulkan persaingan ketat di segala aspek, salah satunya pada sektor indutri. Meningkatnya daya saing usaha pada sektor industri tentunya mempunyai korelasi yang sangat erat dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dsd.

Oleh karena itu, semua bisnis usaha  yang berdampak bagi pekerjanya wajib mempunyai sistem manajemen Kesehatan dan keselamatan kerja sebagai jaminan perlindungan Kesehatan dan keselamatan bagi para pekerjanya. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau biasa disebut dengan SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Tujuan Penerapan  Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

  1. Meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi.
  2. Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh
  3. Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas

Manfaat Penerapan Sistem Managemen K3

  1. Perlindungan Karyawan. Tujuan inti penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 adalah memberi perlindungan kepada pekerja. Bagaimanapun, pekerja adalah asset perusahaan yang harus dipelihara dan dijaga keselamatannya. Pengaruh positif terbesar yang dapat diraih adalah mengurangi angka kecelakaan kerja.
  2. Mengurangi Biaya. Dengan menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau K3, kita dapat mencegah  terjadinya kecelakaan, kerusakan atau sakit akibat kerja. Dengan demikian kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang ditimbulkan akibat kejadian tesebut.Salah satu biaya yang dapat dikurangi dengan penerapan sistem manajemen K3 adalah biaya premi asuransi.
  3. Membuat Sistem Manajemen Efektif. Salah satu bentuk nyata yang bisa kita lihat dari penerapan  sistem manajemen K3 adalah adanya prosedur  terdokumentasi. Dengan adanya prosedur, maka segala  aktivitas dan kegiatan yang terjadi akan terorganisir, terarah dan berada dalam koridor yang teratur. Rekaman-rekaman  sebagai bukti penerapan sistem disimpan untuk memudahkan pembuktian dan identifikasi akar masalah ketidak sesuaian.

Perusahaan yang mempekerjakan para karyawan atau buruh paling sedikit 100 orang serta mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi maka berdasarkan ketentuan dalam PP No. 50 Tahun 2012 adalah perusahaan WAJIB menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan KerjaSMK3 . Penerapan  SMK3 dilakukan  berdasarkan  kebijakan nasional tentang SMK3 yang meliputi :

  • Penetapan Kebijakan SMK3
  • Perencanaan K3
  • Pelaksanaan Rencana K3
  • Pemantauan & Evaluasi Kinerja K3
  • Peninjauan & Peningkatan kinerja SMK3

Untuk konsultasi sistem manajemen K3 atau training K3 dengan biaya terjangkau dengan didukung tenaga ahli  K3 yang handal dan berpengalaman silahkan hub.langsung telp. 021-47884169 atau email : sales@netsolution.co.id atau WA : 08129632130.

+++++

Pariwara : anti gempa, datacenter, training komputer, kursus komputer, informasi training, training dan konsultasi K3, training cisco academy, keluarga sehat.