<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Datacenter &#8211; PT. NetSolution</title>
	<atom:link href="https://netsolution.co.id/datacenter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://netsolution.co.id</link>
	<description>Building the Future Through Digital Transformation</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Apr 2025 01:56:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://netsolution.co.id/storage/2025/03/cropped-android-chrome-512x512-1-32x32.png</url>
	<title>Datacenter &#8211; PT. NetSolution</title>
	<link>https://netsolution.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Desain Infrastruktur NOC dan SOC &#8211; PT NetSolution</title>
		<link>https://netsolution.co.id/desain-infrastruktur-noc-dan-soc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdulloh Solichin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 May 2022 02:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Datacenter]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Konsultan IT Master Plan]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultan]]></category>
		<category><![CDATA[Blueprint DED Operation Center]]></category>
		<category><![CDATA[DED Network Operation Center]]></category>
		<category><![CDATA[DED Security Operation Center]]></category>
		<category><![CDATA[Network Operation Center]]></category>
		<category><![CDATA[Security Operation Center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://netsolution.co.id/?p=3477</guid>

					<description><![CDATA[PT. NetSolution menyediakan layanan untuk menyusun rancangan atau design Network Operation Command (NOC) dan Security Operation Command (SOC). Layanan desain infrastruktur NOC dan SOC kami provide hingga level detailed engineering design (DED). spesifikasi teknis, BoQ, dan pricing estimation.  Sesuai dengan kebutuhan dokumen untuk keperluan tender proyek NOC dan SOC. Informasi lebih lanjut mengenai layanan NetSolution, ... <a title="Desain Infrastruktur NOC dan SOC &#8211; PT NetSolution" class="read-more" href="https://netsolution.co.id/desain-infrastruktur-noc-dan-soc/">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PT. <a href="https://netsolution.co.id">NetSolution</a> menyediakan layanan untuk menyusun rancangan atau design <em>Network Operation Command</em> (NOC) dan <em>Security Operation Command</em> (SOC). Layanan <a href="https://netsolution.co.id/desain-infrastruktur-noc-soc/"><strong>desain infrastruktur NOC dan SOC</strong></a> kami provide hingga level <strong><em>detailed engineering design</em></strong> (DED). spesifikasi teknis, BoQ, dan <em>pricing estimation</em>.  Sesuai dengan kebutuhan dokumen untuk keperluan tender proyek NOC dan SOC.</p>
<blockquote><p>Informasi lebih lanjut mengenai layanan NetSolution, bisa mengontak Tim Sales kami melalui formulir isian di <a href="https://netsolution.co.id/kontak-kami/"><strong><u>LINK INI</u></strong></a>. Mohon maaf, kami hanya menindaklanjuti permintaan presentasi, meeting, penawaran dan proposal setelah menerima form yang telah diisi dengan lengkap.</p></blockquote>
<h2><strong>Apa itu NOC &amp; SOC?</strong></h2>
<p>Seperti namanya, Network Operation Center (NOC) adalah sebuah perangkat infrastruktur yang melakukan kontrol terhadap sebuah jaringan atau <em>network</em>. Kontrol ini meliputi kegiatan untuk mengawasi, mengendalikan, serta mencatat aktivitas jaringan yang sedang berlangsung untuk memastikan semuanya berjalan sesuai dengan yang dikehendaki. Oleh sebab itu, tujuan dari adanya NOC pada sebuah Data Center ini adalah untuk memastikan bahwa jaringan pada Data Center berfungsi baik-baik saja sesuai dengan standar yang ada. Tugas NOC secara umum adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>24/7 Network, Hardware &amp; Software Health and Optimization</li>
<li>Proactive &amp; Consistent Monitoring</li>
<li>Updates &amp; Patch Management</li>
<li>Reduced Downtime &amp; Alert Management</li>
<li>Consistent Data Flow &amp; Data Backup Management</li>
<li>Network Communications</li>
<li>Reporting, including Trend Identification &amp; Analysis</li>
<li>Remediation &amp; Roadmap Recommendations</li>
</ul>
<p><b>Sedangkan Security Operation Center (SOC)</b>, merupakan unit pusat yang menangani permasalahan keamanan dalam sebuah organisasi secara teknis dan mendetail khususnya dari serangan siber. Kelengkapan SOC diantaranya adalah Access monitoring, controlling of lighting dan alarm. Tugas SOC secara umum adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>24/7 Network Real-Time Vulnerability Endpoint Monitoring</li>
<li>Comprehensive Investigations: Understanding how and why a breach occurred can prevent future attacks.</li>
<li>Security Policies &amp; Processes: Ensure all requirements are updated and compliant with the latest regulations.</li>
<li>Research &amp; Analysis: Security log data reviews, investigates, and records regular and irregular trends.</li>
<li>Threat Detection &amp; Risk Mitigation: This includes ransomware, and other intrusion prevention systems.</li>
</ul>
<h2><strong>Desain Infrastruktur NOC dan SOC</strong></h2>
<p>Layanan Perancangan <em>Detail Engineering Design</em> (DED) untuk SOC maupun NOC  oleh PT. NetSolution dihasilkan dalam bentuk dokumen teknis yang dapat digunakan sebagai panduan perencanaan dan rancangan teknis, sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk proses pengadaan <em>command center</em> atau <em>operation center </em>untuk NOC/SOC.</p>
<h3><strong>Keluaran Pekerjaan </strong><strong>Desain Infrastruktur NOC dan SOC</strong></h3>
<p><strong>Desain Teknis</strong><br />
– Desain Kapabilitas<br />
– Aplikasi Pendukung Desain Komponen<br />
– Daftar Peralatan Utama<br />
– Daftar Peralatan Pendukung</p>
<p><strong>Desain Ruangan</strong><br />
– Layout<br />
– Ilustrasi 3D<br />
– Daftar Kebutuhan Material</p>
<p><strong>Rancangan Anggaran Biaya</strong><br />
– Daftar Kebutuhan<br />
– Estimasi Biaya**</p>
<p><strong>Link Terkait</strong>: <a href="https://netsolution.co.id/portofolio-proyek-jasa-konsultasi-audit/">Portofolio Pekerjaan Jasa Konsultasi dan Asesmen Teknologi Informasi PT NetSolution</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Tier pada Data Center</title>
		<link>https://netsolution.co.id/pengertian-tier-pada-data-center/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdulloh Solichin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2020 06:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Datacenter]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Integrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Data]]></category>
		<category><![CDATA[Tier Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[Tier pada Data Center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://netsolution.co.id/?p=1950</guid>

					<description><![CDATA[Dimulai sejak sekitar tahun 90-an,  telah berkembang dari sebuah terminologi industri bersama ke dalam sebuah standar global untuk kepentingan validasi bagi pihak ketiga dalam hal kelayakan infrastruktur data center (DC). Uptime Institute telah membuat suatu sistem kategorisasi untuk DC maka dari sinilah awal dimulainya pengertian tier. Pengertian Tier pada data center ini sangat penting karena saat ... <a title="Pengertian Tier pada Data Center" class="read-more" href="https://netsolution.co.id/pengertian-tier-pada-data-center/">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dimulai sejak sekitar tahun 90-an,  telah berkembang dari sebuah terminologi industri bersama ke dalam sebuah standar global untuk kepentingan validasi bagi pihak ketiga dalam hal kelayakan infrastruktur data center (DC). <a href="https://uptimeinstitute.com">Uptime Institute</a> telah membuat suatu sistem kategorisasi untuk DC maka dari sinilah awal dimulainya pengertian tier. Pengertian <strong>Tier pada data center</strong> ini sangat penting karena saat ini banyak perusahaan yang telah menyediakan sistem <em>backup</em> untuk <em>dissaster recovery</em>-nya bekerjasama dengan penyedia layanan DC. Dengan sertifikasi tier pada DC kita bisa mengetahui <em>service level</em> yang mereka berikan.</p>
<h2>Pengertian Tier pada Data Center</h2>
<p>Sistem klasifikasi tier pada DC secara konsisten diterapkan sebagai evaluasi terhadap berbagai infrastruktur data center terkait dengan kinerja operasional DC tersebut secara menyeluruh. <a href="https://netsolution.co.id/pengertian-tier-pada-data-center/"><strong>Pengertian tier pada data center</strong></a> utamanya pada  penilaian aksesibilitas atau <em>uptime</em> sehingga sertifikasi tier mencerminkan bahwa DC tersebut dapat terus di akses tanpa gangguan atau tanpa putus sesuai dengan klasifikasi tier-nya. Berikut adalah perbandingan klasifikasi tier pada data center:</p>
<h3>Klasifikasi Tier 1</h3>
<p>Perangkat TI dilayani oleh satu jalur distribusi <em>non-redundat</em>, atau satu <em>uplink</em> per satu server. Ini biasanya banyak di temui pada perusahaan besar yang memiliki DC sendiri, dengan fokus kemampuan untuk dapat melayani aktivitas operasional selama jam kerja dan di <em>back up</em> dengan UPS. Tingkat up time 99.671% atau dalam setahun batas toleransi gangguan maksimal 28 jam. Kalau dihadapkan pada gangguan maka dikategorikasn sebagai rentan. Selain itu di Tier 1 ini ketersediaan genset, raised floor, UPS, sifatnya opsional. Untuk tindakan <em>preventif maintenance</em> dilakukan dengan cara di <em>shutdown</em> keseluruhannya.</p>
<h3>Klasifikasi Tier 2</h3>
<p>Pada dasarnya mirip dengan Tier 1, namun telah di tambah dengan komponen <em>redundant</em> (serba memiliki sumber daya cadangan). Selain wajib memiliki UPS, DC Tier 2 harus dilengkapi <em>generator backup</em> sebagai persiapan saat ada pemadaman bergilir dari PLN. Keharusan lainnya adalah mesti dilengkapi dengan <em>raised floor</em>. Dengan tingkat uptime 99.741%, atau hanya memiliki toleransi <em>downtime</em> maksimal selama 22 jam dalam setahun. Terhadap gangguan yang terjadi maka tier 2 dikategorikan sebagai agak rentan. Tindakan <em>preventif maintenance</em> dilakukan <em>shutdown</em> pada <em>power path</em> dan bagian tertentu dari infrastruktur yang memerlukan shutdown saja.</p>
<h3>Klasifikasi Tier 3</h3>
<p>Sama halnya dengan klasifikasi DC pada Tier 2, seluruh pengertian tier DC di level 2 dengan ditambah lagi  persyaratan seluruh peralatan fasilitas DC pada tier 3 yakni harus memiliki lebih dari 1 sumber daya listrik dan jaringan (<em>multi network link</em>) sehingga syarat <em>“no shutdown”</em> dapat terpenuhi pada data center tier 3. Tingkat <em>uptime</em> 99.982% atau toleransi gangguan dalam setahun maksimal hanya 1.5 jam saja. Dari sisi ketahanan dalam menghadapi gangguan Tier 3 dikategorikan sebagai tidak rentan terhadap gangguan terencana. Biasanya DC tier 3 ini hampir tidak berbeda dengan performa DC tier 4. Tindakan preventif maintenance dilakukan dengan mengalihkan beban kepada sistem backup saat sistem utama di maintenance.</p>
<h3>Klasifikasi Tier 4</h3>
<p>Pada dasarnya sama saja dengan DC tier 3, namun DC tier 4 ini hanya memiliki toleransi <em>down time</em> 30 menit dalam setahun. Inilah yang dimaksud pengertian tier pada data center secara singkat, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada website <em>Uptime Institute</em> untuk sertifikasi tier pada DC. Terhadap gangguan maka Tier 4 dikategorikan Tidak Rentan baik gangguan terencana maupun gangguan tidak terencana.</p>
<h3>Tier pada Data Center serta Dampaknya pada Investasi dan Biaya Operasional</h3>
<p>Biaya Investasi dan termasuk biaya operasional pada data center secara umum sesuai dengan tingkatan tier-nya sehingga semakin tinggi tiernya maka semakin besar biaya yang dikeluarkan. Oleh karena itu, Tier 4 belum tentu merupakan solusi terbaik bagi organisasi yang hanya membutuhkan data center di tingkat Tier 2. Karena dapat berakibat pada pemborosan modal dan lebih beresiko.</p>
<p>Kondisi ideal bagi perusahaan yang hanya beroperasi pada jam kantor adalah menggunakan data center Tier 1 sampai Tier 2 di gedungnya.  Kemudian disertai dengan menempatkan perangkat IT cadangannya di sebuah penyedia fasilitas DC Tier 3. Dengan demikian beban pengeluaran modal dapat lebih optimal dalam hal pencapaian kontinuitas aktivitas operasional dalam jangka panjang.</p>
<h3>Informasi Lebih Lanjut :</h3>
<p>Informasi lebih lanjut mengenai layanan konsultasi dan sistem integrasi khususnya <a title="Solusi Data Center" href="https://netsolution.co.id/solusi-data-center/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">data center</a> silahkan kontak kami melalui <a href="https://netsolution.co.id/kontak-kami/"><strong>FORM ONLINE</strong></a> ini. Kami hanya menindaklanjuti permintaan setelah Anda mengisi form online yang telah disediakan.</p>
<p>==</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
