Perancangan dan Pembuatan Drone Multirotor untuk Kebutuhan Industri

drone-terbang

Saat ini drone tidak hanya digunakan untuk kepentingan militer atau mereka yang menggelutinya sebagai hobi, namun juga digunakan untuk kepentingan industri secara lebih luas seperti untuk kepentingan survey geodesi atau geologi seperti pemotretan udara, pemantauan jalur pipa minyak, pemantauan lahan perkebunan, dan sebagainya. Untuk keperluan tersebut diperlukan drone khusus yang memiliki kemampuan mengangkat peralatan survey yang berat ke udara ditambah dengan software tertentu yang mengatur navigasi drone dalam menjalankan proses survey udara.

Drone yang kami rancang dan produksi adalah drone yang memiliki multirotor untuk kebutuhan industri. Drone multirotor ini adalah salah satu wahana terbang yang memiliki rotor lebih dari satu dan memiliki kemampuan take-off dan landing secara vertikal. Kalau kita perbandingkan dengan helikopter, maka drone multirotor memiliki bentuk dan mekanisme yang lebih simple, lebih stabil, dan mudah dikontrol sehingga dapat dengan mudah dipelajari oleh para pemula yang tidak memiliki pengalaman menerbangkan pesawat. Dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang drone multirotor dapat bergerak secara autopilot mengikuti perintah yang sebelumnya telah ditentukan dengan mengacu pada koordinat GPS. Keunggunlan ini membuat drone multirotor sangat berguna untuk di aplikasikan dalam kegiatan monitoring udara, survey, ekspedisi, dan pemetaan.

Drone multirotor yang kami rancang dan buat berbeda dengan drone multirotor yang biasa dijual di pasaran yang umumnya digunakan oleh para penggemar terbang drone. Rata-rata drone tersebut hanya mampu terbang 10-15 menit dengan kemampuan payload yang rendah. Ditambah lagi daya jangkau radio kontrol yang pendek membuat drone tersebut terbang dengan jarang jangkau yang terbatas. Drone yang kami produksi, dirancang dengan spesifikasi sesuai kebutuhan industrial dengan frame dan body yang sederhana sehingga bila terjadi kerusakan mudah dalam perbaikan atau pergantian komponennya. Memiliki kemampuan payload yang besar sesuai dengan kebutuhan user, waktu terbang yang lama, dan selain itu kemudahan dalam pemasangan gimbal, kamera, atau alat lainnya untuk kepentingan survey, pemotretan, atau pengambilan video.

 

drone-rotor1Gambar1 -Drone multirotor dengan kemampuan mengangkat beban hingga 10 kg

drone-rotor2Gambar 2 – Saat terbang membawa beban air seberat 10 kg.

Drone multirotor seperti pada gambar 1 dan gambar 2 memiliki baling-baling 4 buah dengan kecepatan terbang maksimal 20 m/detik arah horisontol dan 3m/detik arah vertikal. Tahan terhadap angin berkecepatan 5m/detik dengan durasi terbang maksimal hingga 50 menit (bergantung pada payload). Kemampuan mengangkat beban hingga 10 kg dengan ketinggian maksimum 1 km dan jangkauan remote control hingga 7 km. Sistem drone ini juga dilengkapi kemampuan autopilot dengan waypoint dan auto landing. Kemampuan real time flight data monitoring hingga 10km sedangkan ground station bisa menggunakan laptop atau android smartphone.

Hexacopter-1Gambar 3 – Drone Hexacopter untuk keperluan survey

gridGambar 4 – Perencanaan jalur terbang otomatis

Gambar 3 dan gambar 4 adalah drone multirotor quadcopter yang biasa digunakan dalam monitoring udara. Di mana dalam proses monitoring ini salah satu akvitasnya adalah pemotretan udara atau pengambilan video. Kelebihan drone multirotor ini adalah dapat terbang stabil dan dapat diam di posisi yang diinginkan sehingga dapat mengambil foto sesuai dengan keinginan. Drone ini memiliki empat buah baling-baling dengan kecepatan maksimal 20 m/detik arah horisontal dan 3m/detik arah vertikal. Durasi terbang maksimal 40 menit tergantung dari payload. Remote control mampu menjangkau hingga 15 km. Dilengkapi sistem autopilot dan realtime flight data monitoring hingga jangkauan 15 km. Ground station bisa menggunakan laptop atau tablet.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai drone multirotor industrial ini bisa hubungai kami di alamat email : abdulloh@corp.netsolution.co.id atau telp. di 08129632130.